Senin, 12 November 2012
Kamis, 26 April 2012
Tugas 6
Apa itu Investasi ?
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa
pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan
akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut
juga sebagai penanaman modal.
Dalam
Investasi ada beberapa factor yang mempengaruhi Investasi , yaitu :
1. Pengaruh
Nilai Tukar
2. Pengaruh Tingkat Suku Bunga
3. Pengaruh Tingkat Inflasi
4.
Pengaruh Infrastruktur
Apa saja faktor-faktor
pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi ?
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perubahan ekonomi adalah sebagai berikut.
a. Barang Modal
Agar ekonomi mengalami pertumbuhan, stok barang modal harus ditambah melalui investasi. Pertumbuhan ekonomi baru dimungkinkan jika investasi neto lebih besar dari nol. Sebab jika sama dengan nol, perekonomian hanya dapat berproduksi pada tingkat sebelumnya.
Agar ekonomi mengalami pertumbuhan, stok barang modal harus ditambah melalui investasi. Pertumbuhan ekonomi baru dimungkinkan jika investasi neto lebih besar dari nol. Sebab jika sama dengan nol, perekonomian hanya dapat berproduksi pada tingkat sebelumnya.
b. Tanaga kerja
Sampai sartini, khususnya di negara sedang berkembang, tenaga kerja masih merupakan faktor produksi yang sangat dominan. Penambahan tenaga kerja umumnya sangat berpengaruh terhadap peningkatan output. Namun, jumlah kerja kerja yang dapat dilibatkan dalam proses produksi akan semakin sedikit jika teknologi yang digunakan semakin tinggi.
Sampai sartini, khususnya di negara sedang berkembang, tenaga kerja masih merupakan faktor produksi yang sangat dominan. Penambahan tenaga kerja umumnya sangat berpengaruh terhadap peningkatan output. Namun, jumlah kerja kerja yang dapat dilibatkan dalam proses produksi akan semakin sedikit jika teknologi yang digunakan semakin tinggi.
c. Teknologi
Penggunaan teknologi yang semakin tinggi sangat memacu pertumbuhan ekonomi, jika hanya dlihat dari peningkatan output. Melalui penggunaan teknologi yang tepat guna, manusia dapat memanfaatkan secara optimal potensi yang ada dalam diri dan lingkungannya.
Penggunaan teknologi yang semakin tinggi sangat memacu pertumbuhan ekonomi, jika hanya dlihat dari peningkatan output. Melalui penggunaan teknologi yang tepat guna, manusia dapat memanfaatkan secara optimal potensi yang ada dalam diri dan lingkungannya.
d. Uang
Dalam perekonomian modern. uang memegang peranan dan fungsi sentral. Uang bagi perekonomian ibarat darah dalam tubuh manusia Makin banyak uang yang digunakan dalam proses produksi, makin besar output yang lebih besar jika penggunaannya efisien.
Dalam perekonomian modern. uang memegang peranan dan fungsi sentral. Uang bagi perekonomian ibarat darah dalam tubuh manusia Makin banyak uang yang digunakan dalam proses produksi, makin besar output yang lebih besar jika penggunaannya efisien.
e. Manajemen
Manajemen adalah peralatan yang sangat dibutuhkan untuk mengelola perekonomian
modern, terutama bagi perekonomian yang sangat mengandalkan mekanisme pasar.
Sistem manajemen yang baik terkadang jauh lebih berguna dibanding barang modal
yang banyak, uang yang berlimpah, dan teknolohi tinggi. Suatu perekonomian yang
tidak terlalu mengandalkan teknologi tinggi, namun dengan manajemen yang baik,
mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi Yang tinggi.
f. Kewirausahaan (Entrepreneurship)
Para pengusaha memiliki perkiraan yang matang bahwa input yang dikombinasikannya akan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat atau menjadi barang dan jasa yang akan dibutuhkan masyarakat. Kemampuan mengombinasikan input dapat disebut sebagai k.emampuan inovasi. Sejarah mencatat bahwa kemampuan inovasi tidak selalu dikaitkan dengan teknologi tinggi. Contohnya, produk Coca Cola, salah satu minuman ringan terlaris di dunia, dihasilkan oleh wirausaha Amerika Serikat.
f. Kewirausahaan (Entrepreneurship)
Para pengusaha memiliki perkiraan yang matang bahwa input yang dikombinasikannya akan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat atau menjadi barang dan jasa yang akan dibutuhkan masyarakat. Kemampuan mengombinasikan input dapat disebut sebagai k.emampuan inovasi. Sejarah mencatat bahwa kemampuan inovasi tidak selalu dikaitkan dengan teknologi tinggi. Contohnya, produk Coca Cola, salah satu minuman ringan terlaris di dunia, dihasilkan oleh wirausaha Amerika Serikat.
g. informasi
Syarat agar pasar be adalah ado, Infomasi yang sempurna dan seimbang arus informasi, para pelaku ekonomi dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat dan lebih baik.
Syarat agar pasar be adalah ado, Infomasi yang sempurna dan seimbang arus informasi, para pelaku ekonomi dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat dan lebih baik.
Faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, secara umum adalah :
1. Faktor produksi
2. Faktor investasi
3. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
4. Faktor kebijakan moneter dan inflasi
5. Faktor keuangan Negara
1. Faktor produksi
2. Faktor investasi
3. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
4. Faktor kebijakan moneter dan inflasi
5. Faktor keuangan Negara
Rabu, 18 April 2012
Tugas 5
Beberapa upaya pemerintah dalam memberantas kemiskinan diantaranya :
1. Mewajibkan dan menggratiskan sekolah, pendidikan adalah tanggung jawab negara sehingga tidak ada alasan untuk tidak menyekolahkan seluruh rakyatnya mulai dari miskin sampai kaya semua wajib sekolah, tidak ada yang mengamen dan menjadi gelandangan di jalan. Gratis disini dalam artian menyeluruh, dari seragam, buku, hingga tas dan sepatu
2. Beasiswa tepat sasaran, berikan beasiswa bagi siswa miskin dan siswa berprestasi..
3. Tunjangan siswa yang miskin, banyak siswa miskin harus berhenti sekolah karena membantu orang tuanya mencari nafkah, di negera maju seperti Malaysia siswa miskin mendapat tunjangan hidup sehingga bisa membantu kebutuhan hidupnya
4. Sosialisasi kebutuhan pekerjaan, seharusnya pemerintah mensosialisasikan kepada siswa yang akan lulus bahwa kelak mereka perlu sarjana ini dan itu, sehingga para siswa dimotivasi untuk melanjutkan kuliah dibidang itu dan tidak melenceng dari kebutuhan..dengan demikian tidak ada sarjana menganggur gara2 gelar sarjananya tidak ada lowongan
5. Mendidik masyarakat untuk berwirausaha, mengaktifkan kembali pelatihan2 usaha untuk mendidik masyarakat agar membuka usaha dan tidak bergantung pada lowongan kerja yang terbatas sehingga ia yang justru membuka lapangan kerja
6. Memberikan modal usaha, banyak masyarakat yang memiliki bakat tetapi tidak memiliki modal, maka pemberian modal dapat dilakukan dengan adanya pengauditan dan pengontrolan… artinya modal tersebut harus tepat guna sehingga penerima modal harus dilatih berwiraswasta, menghitung laba rugi, pembukuan dan teknik perdagangan dan usaha
7. Pekerjaan melamar pencari pekerjaan, mahasiswa yang berprestasi di perkuliahan dilamar oleh pekerjaan untuk bekerja ditempatnya, di negara maju para pengusaha dan perusahaan berlomba melamar mahasiswa yang sedang wisuda untuk bekerja ditempatnya dengan membagi brosur dan mewawancarainya langsung
8. Publikasi lowongan kerja yang meluas, jika ada pembukaan lowongan kerja maka wajib disebarluaskan kepada umum.. seharusnya pemerintah memfasilitasi hal ini misal dengan menerbitkan secara gratis di semua koran atau ditempat umum.
Rabu, 11 April 2012
TUGAS 4
Pembiayaan Sektor Mikro dan Pembiayaan Corporate
Rencana bank umum syariah (BUS) memperbesar pembiayaan sektor mikro dinilai mengancam Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Membesarnya pembiayaan sektor mikro BUS berdampak pada semakin kompetitifnya margin. Namun, sejumlah bank syariah tahun 2012 ini akan memperbesar portofolio pembiayaan ke sektor mikro. Segmentasi pasar sektor mikro dinilai memiliki potensi nasabah yang besar. Sedangkan pembiayaan corporate (Keuangan perusahaan) adalah bidang keuangan berurusan dengan keputusan moneter yang perusahaan bisnis membuat dan alat dan analisis yang digunakan untuk membuat keputusan ini. Tujuan utama dari perusahaan keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai pemegang saham . Meskipun pada prinsipnya berbeda dari keuangan manajerial yang mempelajari keputusan keuangan dari semua perusahaan, bukan perusahaan sendiri, konsep utama dalam studi keuangan perusahaan berlaku untuk masalah keuangan dari semua jenis perusahaan.
Istilah keuangan perusahaan dan pemodal perusahaan juga terkait dengan perbankan investasi . Peran khas dari bank investasi adalah untuk mengevaluasi kebutuhan keuangan perusahaan dan meningkatkan jenis yang sesuai modal yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut. Dengan demikian, istilah "corporate finance" dan "pemodal perusahaan" mungkin berhubungan dengan transaksi di mana modal dinaikkan dalam rangka menciptakan, mengembangkan, tumbuh atau mengakuisisi bisnis. Dari kedua pembiayaan yang lebih menguntungkan adalah pembiayaan sector mikro karena dapat membantu usaha-usaha kecil untuk memperluas usahanya , namun pembiayaan corporate pun memiliki keuntungan yaitu membuat suatu usahanya lebih maju dengan mendapatkan laba untuk perusahaannya. Dalam sebuah rencana pasti memiliki sebuah tantangan menjalankannya. Demikian pula dalam menjalankan pembiayaan sector mikro yakni mengancam Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) kesulitan menentukan pricing produk pembiayaan untuk dapat bersaing dengan BUS. Sedangkan tantangan dalam menjalankan sebuah pembiayaan corporate adalah dalam bersaing di dunia industry , karena semakin banyak orang yang membuka sebuah perusahaan untuk mendapatkan laba. Meski demikian , dalam menjalankan kedua pembiayaan tersebut kita juga harus lebih optimis agar sebuah pembiayaan dapat berjalan sesuai dengan tujuan utama membangun usaha.
Kamis, 29 Maret 2012
Tugas 3
ABSTRAK
Pada tulisan yang kami buat untuk memenuhi tugas ini, kami mengambil judul ‘hubungan kenaikan harga BBM dengan harga saham’ dari tema yang telah ditentukan yaitu ‘sistem perekonomian Indonesia’. Dalam hal saham, kami mencoba mencari tahu dari berbagai sumber yang ada di internet apakah kenaikan BBM mempengaruhi harga saham. Memang saham dan barang-barang konsumsi adalah barang ekonomi yang sama-sama diperjualbelikan, tetapi saham berbeda, karena saham adalah modal yang diperjual-belikan baik secara terbuka ataupun tertutup.
Tujuan kami dalam pengambilan judul ‘hubungan kenaikan harga BBM dengan harga saham’ kami tertarik untuk mencari tahu dan membaginya dalam tulisan kami berikut. Dan kita dapat melihat situasi perekonomian ketika kita ingin berinvestasi melalui saham dengan situasi perekonomian saat ini. Karena kenaikan BBM dapat merubah atau mempengaruhi perekonomian.
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, saham didefinisikan sebagai andil. Saham dapat diperjual belikan dalam pasar modal. Dengan kita membeli saham dalam suatu perusahaan, kita telah memiliki andil dalam perusahaan tersebut. Karena dengan membeli saham kita telah turut memberikan modal dalam perusahaan tersebut. Investor tidak memberikan modalnya (membeli saham) dengan Cuma-Cuma, investor pun mengharapkan kemajuan perusahaan, sehingga investor bisa mendapatkan dividen. Dividen adalah laba yang dibagikan kepada pemegang saham sebagai balas jasa karena telah menanamkan modalnya di perusahaan tersebut. Berikut kami akan memperlihatkan informasi yang kami peroleh dari internet tentang dampak kenaikan BBM pada harga saham.
Ø Jakarta- Bursa saham Indonesia pada Rabu (28/3/2012) diperkirakan akan menguat.
Saham yang lagging dan tidak terdampak oleh kenaikan BBM
Akhmad Nurcahyadi, analis pasar modal dari BNI Securities mengatakan, peluang penguatan indeks hari ini masih terbuka, dengan pola trading jangka pendek masih dominan. “Hal ini didukung year to date return pasar saham Indonesia yang masih underperformed,”
“Sebenarnya, jika tidak terganggu oleh sentimen negatif dari rencana kenaikan BBM bersubsidi, IHSG bisa cepat mengejar ketertinggalan dari apresiasi bursa Asia lainnya,”imbuhnya.
“Kini, dengan earning emiten yang berpotensi turun akibat naiknya biaya produksi, maka periode wait and see bertambah panjang,”paparnya.
Bahkan tidak tertutup kemungkinan IHSG bisa mencapai target 4200-4500 di kuartal empat 2012. Rebound ini berpeluang terjadi setelah masalah internal soal BBM dan inflasi reda, dan tidak ada masalah sovereign debt baru di Eropa, setelah Yunani. “Karena dikabarkan Spanyol mulai meningkat resiko default surat utangnya,”imbuhnya.
Dengan peluang penguatan IHSG yang sangat terbatas di jangka pendek, Ahmad masih merekomendasikan akumulasi saham-saham yang lagging dan tidak terdampak oleh kenaikan BBM bersubsidi. [nat]
Nama Kelompok :
--> Amalia Novianti (20211646)
--> Annisa (20211947)
--> LorenzaVirjinia S. (24211131)
--> Shinta Ayu P (28211257)
--> Tiara Andita (27211094)
Sabtu, 10 Maret 2012
PUISI KEMATIAN TERINDAH UNTUKMU , SAUDARAKU
Hai saudaraku , ingatlah akan kematian nanti
Sesungguhnya mati adalah janji yang harus ditepati
Tapi mengapa kau tak pernah peduli tentang mati
Tapi engkau lebih penting memilih dunia yang hina ini
Dalam doa kau meminta mati dengan Khusnul Khotimah
Tapi pandanganmu akan dunia makin gila tak terarah
Kau berangkat pagi pulang malam mencari harta
Hingga kau melupakan apa yang namanya Shalat
Kau masih mencari dunia yang masih belum terjamah
Sehingga lupa keinginanmu meraih Jannah
Setiap nafsu yang engkau hembuskan dalam hidupmu
Tak terpuaskan walau dua gunung emas mengelilingimu
Hingga kau tertidur dalam bergelimpangan harta
Dan kau terbuai dalam angan angan dan mimpi indahmu
Gelap matamu akan nasib di akhirat nanti kawan
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini
Nanti kau akan di tanya sendiri sendiri oleh Al Kholik
Kau pun tidak akan dapat melarikan diri dari - Nya
Dari panas dan teriknya matahari yang sangat menyengat
Dari dosa dosa yang kau lakukan setiap hari
Semoga medan jihad mengantarkan kematianku
Atau saat Sujud Shalatku menghadap Rabbku
Atau saat Hari Jum'at sebagai hari terakhirku
Atau saat Amalan terbaikku,
Malaikat maut melepas jasadku
Amin.. Ya Robbal Alamin
Sesungguhnya mati adalah janji yang harus ditepati
Tapi mengapa kau tak pernah peduli tentang mati
Tapi engkau lebih penting memilih dunia yang hina ini
Dalam doa kau meminta mati dengan Khusnul Khotimah
Tapi pandanganmu akan dunia makin gila tak terarah
Kau berangkat pagi pulang malam mencari harta
Hingga kau melupakan apa yang namanya Shalat
Kau masih mencari dunia yang masih belum terjamah
Sehingga lupa keinginanmu meraih Jannah
Setiap nafsu yang engkau hembuskan dalam hidupmu
Tak terpuaskan walau dua gunung emas mengelilingimu
Hingga kau tertidur dalam bergelimpangan harta
Dan kau terbuai dalam angan angan dan mimpi indahmu
Gelap matamu akan nasib di akhirat nanti kawan
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini
Nanti kau akan di tanya sendiri sendiri oleh Al Kholik
Kau pun tidak akan dapat melarikan diri dari - Nya
Dari panas dan teriknya matahari yang sangat menyengat
Dari dosa dosa yang kau lakukan setiap hari
Semoga medan jihad mengantarkan kematianku
Atau saat Sujud Shalatku menghadap Rabbku
Atau saat Hari Jum'at sebagai hari terakhirku
Atau saat Amalan terbaikku,
Malaikat maut melepas jasadku
Amin.. Ya Robbal Alamin
PEREKONOMIAN INDONESIA
Indonesia memiliki ekonomi berbasis-pasar di mana pemerintah memainkan peranan penting. Pemerintah memiliki lebih dari 164 BUMN dan menetapkan harga beberapa barang pokok, termasuk bahan bakar, beras, dan listrik. Setelah krisis finansial Asia yang dimulai pada pertengahan 1997, pemerintah menjaga banyak porsi dari aset sektor swasta melalui pengambilalihan pinjaman bank tak berjalan dan asset perusahaan melalui proses penstrukturan hutang.
Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :
- Inflasi yang sangat tinggi
Disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada saat itu diperkirakan mata uang Jepang yang beredar di masyarakat sebesar 4 milyar. Dari jumlah tersebut, yang beredar di Jawa saja, diperkirakan sebesar 1,6 milyar. Jumlah itu kemudian bertambah ketika pasukan Sekutu berhasil menduduki beberapa kota besar di Indonesia dan menguasai bank-bank. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga.
Pada saat kesulitan ekonomi menghimpit bangsa Indonesia, tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI yang baru, Letnan Jenderal Sir Montagu Stopford mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang diduduki Sekutu. Uang NICA ini dimaksudkan sebagai pengganti uang Jepang yang nilainya sudah sangat turun. Pemerintah melalui Perdana Menteri Syahrir memproses tindakan tersebut. Karena hal itu berarti pihak Sekutu telah melanggar persetujuan yang telah disepakati, yakni selama belum ada penyelesaian politik mengenai status Indonesia, tidak akan ada mata uang baru.
Oleh karena itulah pada bulan Oktober 1946 Pemerintah RI, juga melakukan hal yang sama yaitu mengeluarkan uang kertas baru yaitu Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai pengganti uang Jepang. Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negri RI.
Kehidupan ekonomi Indonesia hingga tahun 1959 belum berhasil dengan baik dan tantangan yang menghadangnya cukup berat. Upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi adalah sebagai berikut.
Kebijakan ini adalah Pemotongan nilai uang (sanering). Caranya memotong semua uang yang bernilai Rp. 2,50 ke atas hingga nilainya tinggal setengahnya. Kebijakan ini dilakukan oleh Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara pada masa pemerintahan RIS. Tindakan ini dilakukan pada tanggal 20 Maret 1950 berdasarkan SK Menteri Nomor 1 PU tanggal 19 Maret 1950. Tujuannya untuk menanggulangi defisit anggaran sebesar Rp. 5,1 Miliar.
Dampaknya rakyat kecil tidak dirugikan karena yang memiliki uang Rp. 2,50 ke atas hanya orang-orang kelas menengah dan kelas atas. Dengan kebijakan ini dapat mengurangi jumlah uang yang beredar dan pemerintah mendapat kepercayaan dari pemerintah Belanda dengan mendapat pinjaman sebesar Rp. 200 juta.
2. Sistem Ekonomi Gerakan Benteng
Sistem ekonomi Gerakan Benteng merupakan usaha pemerintah Republik Indonesia untuk mengubah struktur ekonomi yang berat sebelah yang dilakukan pada masa Kabinet Natsir yang direncanakan oleh Sumitro Djojohadikusumo (menteri perdagangan). Program ini bertujuan untuk mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi struktur ekonomi nasional (pembangunan ekonomi Indonesia. Gagasan Sumitro ini dituangkan dalam program Kabinet Natsir dan Program Gerakan Benteng dimulai pada April 1950. Hasilnya selama 3 tahun (1950-1953) lebih kurang 700 perusahaan bangsa Indonesia menerima bantuan kredit dari program ini. Tetapi tujuan program ini tidak dapat tercapai dengan baik meskipun beban keuangan pemerintah semakin besar.
3. Nasionalisasi De Javasche Bank
Seiring meningkatnya rasa nasionalisme maka pada akhir tahun 1951 pemerintah Indonesia melakukan nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia. Awalnya terdapat peraturan bahwa mengenai pemberian kredit harus dikonsultasikan pada pemerintah Belanda. Hal ini menghambat pemerintah dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan moneter. Tujuannya adalah untuk menaikkan pendapatan dan menurunkan biaya ekspor, serta melakukan penghematan secara drastis. Perubahan mengenai nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia sebagai bank sentral dan bank sirkulasi diumumkan pada tanggal 15 Desember 1951 berdasarkan Undang-undang No. 24 tahun 1951.
4. Sistem Ekonomi Ali-Baba
Sistem ekonomi Ali-Baba diprakarsai oleh Iskaq Tjokrohadisurjo (menteri perekonomian kabinet Ali I). Ali digambarkan sebagai pengusaha pribumi sedangkan Baba digambarkan sebagai pengusaha non pribumi khususnya Cina. Dengan pelaksanaan kebijakan Ali-Baba, pengusaha pribumi diwajibkan untuk memberikan latihan-latihan dan tanggung jawab kepada tenaga-tenaga bangsa Indonesia agar dapat menduduki jabatan-jabatan staf. Pemerintah menyediakan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha swasta nasional. Pemerintah memberikan perlindungan agar mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing yang ada. Tetapi tujuan program ini tidak dapat tercapai dengan baik meskipun beban keuangan pemerintah semakin besar.
5. Persaingan Finansial Ekonomi (Finek)
Pada masa Kabinet Burhanuddin Harahap dikirim delegasi ke Jenewa untuk merundingkan masalah finansial-ekonomi antara pihak Indonesia dengan pihak Belanda. Misi ini dipimpin oleh Anak Agung Gde Agung. Hasilnya pemerintah Belanda tidak mau menandatangani, sehingga Indonesia mengambil langkah secara sepihak. Tanggal 13 Februari 1956 Kabinet Burhanuddin Harahap melakukan pembubaran Uni Indonesia-Belanda secara sepihak. Tujuannya untuk melepaskan diri dari keterikatan ekonomi dengan Belanda. Sehingga, tanggal 3 Mei 1956, akhirnya Presiden Soekarno menandatangani undang-undang pembatalan KMB. Dampaknya adalah banyak pengusaha Belanda yang menjual perusahaannya, sedangkan pengusaha pribumi belum mampu mengambil alih perusahaan Belanda tersebut.
6. Rencana Pembangunan Lima Tahun (RPLT)
Masa kerja kabinet pada masa liberal yang sangat singkat dan program yang silih berganti menimbulkan ketidakstabilan politik dan ekonomi yang menyebabkan terjadinya kemerosotan ekonomi, inflasi, dan lambatnya pelaksanaan pembangunan.
Program yang dilaksanakan umumnya merupakan program jangka pendek, tetapi pada masa kabinet Ali Sastroamijoyo II, pemerintahan membentuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang disebut Biro Perancang Negara. Tugas biro ini merancang pembangunan jangka panjang. Ir. Juanda diangkat sebagai menteri perancang nasional. Biro ini berhasil menyusun Rencana Pembangunan Lima Tahun (RPLT) yang rencananya akan dilaksanakan antara tahun 1956-1961 dan disetujui DPR pada tanggal 11 November 1958. Tahun 1957 sasaran dan prioritas RPLT diubah melalui Musyawarah Nasional Pembangunan (Munap). Pembiayaan RPLT diperkirakan 12,5 miliar rupiah. Namun, program RPLT ini pun tidak dapat berjalan dengan baik.
7. Musyawarah Nasional Pembangunan
Masa kabinet Juanda terjadi ketegangan hubungan antara pusat dan daerah. Masalah tersebut untuk sementara waktu dapat teratasi dengan Musayawaraah Nasional Pembangunan (Munap). Tujuan diadakan Munap adalah untuk mengubah rencana pembangunan agar dapat dihasilkan rencana pembangunan yang menyeluruh untuk jangka panjang. Tetapi tetap saja rencana pembangunan tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik, hal ini membutuhkan biaya besar untuk menumpas pemberontakan PRRI/ Permesta sehingga meningkatkan defisit Indonesia. Memuncaknya ketegangan politik Indonesia- Belanda menyangkut masalah Irian Barat mencapai konfrontasi bersenjata.
8. Orde Baru
Selama lebih dari 30 tahun pemerintahan Orde Baru Presiden Soeharto, ekonomi Indonesia tumbuh dari GDP per kapita $70 menjadi lebih dari $1.000 pada 1996. Melalui kebijakan moneter dan keuangan yang ketat, inflasi ditahan sekitar 5%-10%, rupiah stabil dan dapat diterka, dan pemerintah menerapkan sistem anggaran berimbang. Banyak dari anggaran pembangunan dibiayai melalui bantuan asing.
Krisis finansial Asia Tenggara yang melanda Indonesia pada akhir 1997 dengan cepat berubah menjadi sebuah krisis ekonomi dan politik. Respon pertama Indonesia terhadap masalah ini adalah menaikkan tingkat suku bunga domestik untuk mengendalikan naiknya inflasi dan melemahnya nilai tukar rupiah, dan memperketat kebijakan fiskalnya. Pada Oktober 1997, Indonesia dan International Monetary Fund (IMF) mencapai kesepakatan tentang program reformasi ekonomi yang diarahkan pada penstabilan ekonomi makro dan penghapusan beberapa kebijakan ekonomi yang dinilai merusak, antara lain Program Permobilan Nasional dan monopoli, yang melibatkan anggota keluarga Presiden Soeharto. Rupiah masih belum stabil dalam jangka waktu yang cukup lama, hingga pada akhirnya Presiden Suharto terpaksa mengundurkan diri pada Mei 1998.
9. Pasca Suharto
Di bulan Agustus 1998, Indonesia dan IMF menyetujui program pinjaman dana di bawah Presiden B.J Habibie. Presiden Gus Dur yang terpilih sebagai presiden pada Oktober 1999 kemudian memperpanjang program tersebut.
Pada 2010 Ekonomi Indonesia sangat stabil dan tumbuh pesat. PDB bisa dipastikan melebihin Rp 6300 Trilyun meningkat lebih dari 100 kali lipat dibanding PDB tahun 1980. Setelah India dan China, Indonesia adalah negara dengan ekonomi yang tumbuh paling cepat diantara 20 negara anggota Industri ekonomi terbesar didunia G20.
Minggu, 08 Januari 2012
Arti Lambang , Visi , Misi dan Tujuan Universitas Gunadarma
Tangkai Obor Berdiri Tegak
Melambangkan keteguhan hati untuk menyumbangkan dharma bakti kepada Nusa dan Bangsa
Cawan Obor yang Melebar dan Cekung
Adalah wadah dari ilmu pengetahuan yang luas dan mendalam
Kobaran Api yang Kuning Keemasan
Menunjukkan semangat juang yang tak pernah padam dalam menuntut ilmu dan menyumbangkannya kepada masyarakat
Bentuk Lingkaran yang Berwarna Ungu
Adalah suatu bentuk geometris yang memberi ciri pada ilmu pengetahuan yang ditekuni dan dikembangkan
Bingkai Segi Lima
Menyatakan bahwa Universitas Gunadarma berazaskan Pancasila
VISI , MISI DAN TUJUAN UNIVERSITAS GUNADARMA
VISI
“ Menjadi Universitas berbasis Teknologi Informasi yang terkemuka di Indonesia.”
MISI
“ Memberi kontribusi dalam pembangunan ekonomi yang berkesinambungan dan meningkatkan kemakmuran masyarakat, menyumbang pendidikan yang bermutu tinggi pada masyarakat sebagai sarana untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, profesional, kompeten dan sesuai dengan kebutuhan bangsa untuk saat ini dan yang akan datang, memainkan peranan penting dalam ilmu yang berbasis teknologi informasi dan pengembangan teknologi, memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pengenalan, pengalihan dan penyebaran ilmu pengetahuan yang relevan untuk mencapai kualitas standar nasional dan internasional perguruan tinggi dengan berfokus pada integrasi Teknologi Informasi dalam setiap aspek kehidupan manusia.”
TUJUAN
“ Menjadikan Program Studi yang ada sebagai Program Pendidikan Unggulan masa depan yang berbasiskan Teknologi Informasi dan mampu menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang relevan dengan tuntutan kebutuhan pembangunan Bangsa dan Negara.”
NARASUMBER : BUKU PEDOMAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Langganan:
Komentar (Atom)








